<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Enjoy Our Life Stories™Enjoy Our Life Stories™ | Tag Archive | Kisah</title>
	<atom:link href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-tag/kisah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.utuhwibowo.com</link>
	<description>Utuh Wibowo &#38; Novita Wibowo Public Website</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Feb 2012 15:36:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #8</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-8.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-8.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 08:30:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Ketika Malaikat Bertasbih]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[* KETIKA MALAIKAT BERTASBIH * &#160; Assalamualaikum Wr.Wb &#160; Sayu hening menemaniku tengah malam ini Hujan turun beberapa menit kemudian Pandanganku terbagi antara bagun dan tertidur Sejenak aku ingin bagun, duduk dan bersandakap Namun mata ini tak kuasa menahan kantuk &#160; Entah kenapa dalam keheningan aku merasa terbagun Berada diantara pohon dan rumput yang rindang &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-8.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>* KETIKA MALAIKAT BERTASBIH *<br />
</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Assalamualaikum Wr.Wb</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sayu hening menemaniku tengah malam ini</p>
<p>Hujan turun beberapa menit kemudian</p>
<p>Pandanganku terbagi antara bagun dan tertidur</p>
<p>Sejenak aku ingin bagun, duduk dan bersandakap</p>
<p>Namun mata ini tak kuasa menahan kantuk</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Entah kenapa dalam keheningan aku merasa terbagun</p>
<p>Berada diantara pohon dan rumput yang rindang</p>
<p>Kulihat kedepan pancaran sinar matahari begitu indah</p>
<p>Dihiasi dengan pelangi dan awan yang sungguh menawan</p>
<p>Dan akhirnya seseorang memegang pundakku</p>
<p>Hitam pakaiannya namun bersih tiada noda</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aku menoleh kebelakang, menghadap kekerumunan orang</p>
<p>Begitu banyak orang berpakaian hitam, sambil mengucap &#8220;La Ila Ha Illallah&#8221; tiada henti</p>
<p>Kupandangi mereka semua, khusyuk dan tak bergeming</p>
<p>Perasaanku tenang dan damai saat itu</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kutanya kepada orang yang menemaniku</p>
<p>Sedang apa mereka wahai sahabat?</p>
<p>Kemudian dia menjawab:</p>
<p>Tidakkah engkau melihat mereka sedang melafadzkan kalimat &#8220;La Ila Ha Illallah&#8221;?</p>
<p>Kami disini bertasbih kepada Allah</p>
<p>Tidakkan engkau lihat pohon yang rindang &amp; rumput yang kau injak melafadzkan kalimat &#8220;La Ila Ha Illallah&#8221;?</p>
<p>Kami disini bertasbih Allah</p>
<p>Tidakkah kau lihat mentari &amp; pelangi yang kau pandangi melafadzkan kalimat &#8220;La Ila Ha Illallah&#8221;?</p>
<p>Kami disini bertasbih kepada Allah</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aku terdiam, mencoba mendengar, memfokuskan telingaku</p>
<p>Tak terbayangkan, ternyata segala sesuatu melafadzkan kalimat &#8220;La Ila Ha Illallah&#8221;!</p>
<p>Bahkan tanganku, kakiku, badanku, rambutku, semuanya melafadzkan kalimat &#8220;La Ila Ha Illallah&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terheran, kemudian aku bertanya:</p>
<p>Siapakah engkau wahai sahabat?</p>
<p>Jawabnya:</p>
<p>Aku adalah <strong>MALAIKAT</strong>!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kemudian aku terbangun, tak terasa bantalku jatuh &amp; laptop masih menyala</p>
<p>Tertarik pada mimpiku, hinggak akhirnya aku abadikan dengan menulisnya, disini!</p>
<p>Aku tahu kawan, semua pasti terlupa suatu saat</p>
<p>Aku tulis disini sebagai pengingat ingatanku nanti</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keras baja terasa, namun luluh juga pada api yang menyala</p>
<p>Luas laut dipandang, tapi semua bisa dilihat hanya dalam bola dunia</p>
<p>Dunia ini sebenarnya kecil, jika kita melihat dari sisi yang berbeda</p>
<p>Namun dunia akan tampak luas, jika kita berada didalamnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Satu pelajaran yang dapat diambil adalah:</p>
<p>Lafadzkanlah setiap detik dalam hati kalimat: <strong>LA ILA HA ILLALLAH</strong></p>
<p>Karena <strong>MALAIKAT &amp; SEGALA SESUATU</strong> juga senantiasa melafadzkannya</p>
<p>Jangan sampai merugi dan menyesal dikala ajal menjemput nanti..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-8.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #7</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-7.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-7.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 03:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Untukmu Ibunda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=690</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr.Wb * UNTUKMU IBUNDA * Kupersembahkan Tulisan Ini Untuk: IBUNDA Kala itu terik matahari menyinari bumi, terlihat sorot hitam raut mukanya. Namun ketegarannya mengajariku betapa hebatnya dia, betapa kerasnya perjuangannya, betapa semangatnya dia menjalani hari-harinya yang keras. Aku adalah seorang anak kecil yang masih berumur 7 tahun, ketika itu dia ajari aku bagaimana cara &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-7.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr.Wb</p>
<h2>* UNTUKMU IBUNDA *</h2>
<p>Kupersembahkan Tulisan Ini Untuk: <strong>IBUNDA</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p>Kala itu terik matahari menyinari bumi, terlihat sorot hitam raut mukanya. Namun ketegarannya mengajariku betapa hebatnya dia, betapa kerasnya perjuangannya, betapa semangatnya dia menjalani hari-harinya yang keras.</p>
<p>Aku adalah seorang anak kecil yang masih berumur 7 tahun, ketika itu dia ajari aku bagaimana cara membaca, bagaimana cara menulis dan bagaimana cara menghitung. Dia adalah seorang guru bagiku selamanya, yang mengajariku tentang sebuah arti kehidupan.</p>
<p>Aku tahu, hidupnya begitu keras, sangat keras dalam pandanganku. Cacian dan makian tak pernah membuat dia gentar, malah membuat semakin kuat keberaniannya. Lantang suaranya menantang, karena tahu dia benar. Hinaan membuat hatinya semakin kokoh, membuat hatinya semakin tegar.</p>
<p>Bahkan pernah suatu saat, sebuah kesalahan pernah aku perbuat. Aku gunting baju-baju barunya hingga tak bersisa, karena aku kesal ditinggal pergi ke sebuah rapat. Ketika dia pulang, apa yang ia lakukan? Dia tidak memarahiku, malah memelukku. Aku ingat saat itu, dan apa yang ia lakukan terhadap baju itu, dia perbaiki baju itu dan diberikan kepada orang lain.</p>
<p>Kelembutan dan ketegasan ada dalam dirinya. Lembut kala menasehati, tegas dalam mengajari. Begitu hebatnya pesannya untukku hingga sampai saat ini terukir dihatiku.</p>
<p>Aku tahu dia berdoa setiap saat untukku, walaupun aku tak pernah tahu akan semua itu. Namun aku yakin, karena do&#8217;anyalah aku bisa menjadi seperti saat ini.</p>
<p>Usaha dan kerja kerasnya tiada henti, pengorbanannya sudah tak terhitung dan perjuangannya sudah tak bisa dinilai.</p>
<p><strong><span style="color: #ff0000;">DIA adalah IBUKU, betapa hebatnya DIA, betapa kuatnya DIA dan betapa tegarnya DIA.<br />
</span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;">IBU, engkau adalah pahlawan dalam hidupku, engkau adalah wanita yang MULIA yang diberikan TUHAN untukku.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #993300;">Terima kasih atas segalanya IBU.. Semoga ALLAH SWT selalu menjagamu dan menempatkanmu ditempat terbaik yang sudah disediakan untukmu..</span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #993300;"><img class="alignnone" title="IBUNDA" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs313.ash2/59343_429769363494_610443494_5151207_7063676_n.jpg" alt="" width="346" height="478" /><br />
</span></strong></p>
<p><em>Utuh Wibowo,</em></p>
<p><em>Jakarta, 22-12-2010</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-7.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #6</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-6.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-6.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 17:47:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[24]]></category>
		<category><![CDATA[HUT]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Ulang Tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=663</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahim.. Assalamualaikum Wr.Wb * Usiakupun Kini 24 Tahun * Alhamdulillah, puji syukur begitu besar aku panjatkan kepada Allah SWT. Tak terasa perjalanan hidup yang telah aku tempuh kini mencapai 24 tahun. Banyak suka dan duka yang sudah aku alami, dengan berjuta juta pengalaman setiap harinya. Perjalanan ke 24 ini adalah perjalanan yang menginsyaratkan perubahan, pemantapan &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-6.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bismillahirrahmanirrahim..</strong></p>
<p><strong>Assalamualaikum Wr.Wb</strong></p>
<p>* <strong>Usiakupun Kini 24 Tahun </strong>*</p>
<p>Alhamdulillah, puji syukur begitu besar aku panjatkan kepada Allah SWT.</p>
<p>Tak terasa perjalanan hidup yang telah aku tempuh kini mencapai 24 tahun.</p>
<p>Banyak  suka dan duka yang sudah aku alami, dengan berjuta juta pengalaman  setiap harinya. Perjalanan ke 24 ini adalah perjalanan yang  menginsyaratkan perubahan, pemantapan dan peningkatan mental.</p>
<p>Indah  rasanya ketika mengingat pengalaman 1 tahun ini, andaikan kertas itu  dapat aku tulis niscaya tak akan tertuang semuanya. Ada canda tawa,  tangisan airmata dan senyum bahagia yang selalu timbul dihamparan  perjalanan ini.</p>
<p>Untuk <strong>Ibuku</strong>, terima kasih  atas semua doamu. Dari tahun ketahun, disini aku merasakan betapa besar  pengaruh doamu untukku. Betapa besar rasa yang kurasakan, menandakan  bahwa doamu di ijabah oleh Allah SWT.</p>
<p>Untuk <strong>Bapakku</strong>,  terima kasih atas nasehat dan wejangannya, semangat dan semua  bantuannya. Takkan terlupakan bahwasanya jasamu sangat besar untuk  putramu ini.</p>
<p>Untuk<strong> Kakakku</strong>, terima kasih atas kebaikan dan dukungan yang tidak pernah terhenti.</p>
<p>Untuk <strong>Adekku</strong>, jangan lupa tingkatkan belajarnya dan terima kasih atas supportnya.</p>
<p>Untuk <strong>Ade&#8217;</strong>, semoga perjalanan baru akan membuat kita jauh lebih dekat lagi kepada Allah SWT.</p>
<p>Untuk <strong>Saudara &amp; Keluargaku</strong>, terima kasih atas segala sesuatu yang kalian berikan untukku, banyak hal yang membuat motivasiku semakin berkembang.</p>
<p>Untuk <strong>Teman &amp; Sahabatku</strong>, terima kasih telah menemaniku dan memberikanku semangat, kalianlah yang selalu mengisi hari-hariku sehingga penuh warna.</p>
<p>Untuk <strong>Kalian Semuanya</strong>,  terima kasih atas untaian doa, nasehat dan masukannya. Semoga semua hal  yang kalian share dapat membuatku jauh lebih baik lagi.</p>
<p>Masih  banyak kata terima kasih yang ingin aku sampaikan untuk kalian  semuanya, namun cukup dalam hati aku sampainkan doa terima kasihku.  Semoga balasan yang baik akan datang pula kepada kalian semua..</p>
<p>Wahai  para sahabat, tak ada gading yang tak retak. Tak ada manusia yang  sempurna, begitupun dengan diriku. Mohon maaf atas segala kesalahanku,  semuanya.. Agar aku bisa melangkah di sisa usiaku dengan cerah, putih  nan suci..</p>
<p><strong>Wahai DZAT Yang Maha Agung: <em>Usiakupun  Kini Semakin Berkurang, Ampunilah Segala Dosaku, Mantapkan Segala  Niatku, Sukseskanlah Semua Usahaku, Ijabahkanlah Seluruh Do&#8217;aku &amp;  Terimalah Tawaqqalku</em>.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Duhai TUHAN Semesta Alam: <em>Jadikan  Aku Selalu Dekat Dengan ENGKAU, Jangan Sentuhkan Aku Sedikitpun Ke Api  NerakaMU, Jadikan Aku Termasuk Golongan Orang-Orang Yang Sabar &amp;  Sholeh, Bahagiakanlah Aku Dunia-Akhirat Serta Matikanlah Aku Dalam  Keadaan Khusnul Khotimah.</em></strong></p>
<p><strong>Amin.. Amin.. Amin.. Ya Robbal Alamin..<em> </em></strong></p>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=5205708&amp;fbid=432325483494&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=430066493314&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=430066493314&amp;id=610443494"><img src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs010.snc4/33847_432325483494_610443494_5205708_3777902_n.jpg" alt="" width="552" height="465" /></a></div>
</div>
<p><em> </em></p>
<p><em>Jakarta, 28-09-2010</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Utuh Wibowo</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-6.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #5</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-5.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-5.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 12:49:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar IT Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Top Blogger Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[PERJALANAN SANG PENJEMPUT Tepatny hari Jum&#8217;at, Februari 2010. Kita bertemu untuk yang ke 2 kalinya. Pagi-pagi nada sudah berdering.. Dia: Assalamualaikum Aku: Walaikumsalam Wr.Wb Dia: Mas ade&#8217; sudah mau berangkat, jangan lupa dijemput ya? Aku: Oke nanti mas jemput.. Dia: Assalamualikum Wr.Wb Aku: Walaikumsalam Wr.Wb Setelah itu baru mandi, terus beres&#8221; dengan secepat kilat. Njemput &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-5.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERJALANAN SANG PENJEMPUT</strong></p>
<p>Tepatny hari Jum&#8217;at, Februari 2010. Kita bertemu untuk yang ke 2 kalinya.</p>
<p>Pagi-pagi nada sudah berdering..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p><strong>Dia:</strong> Mas ade&#8217; sudah mau berangkat, jangan lupa dijemput ya?</p>
<p><strong>Aku:</strong> Oke nanti mas jemput..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Assalamualikum Wr.Wb</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p>Setelah itu baru mandi, terus beres&#8221; dengan secepat kilat. Njemput pake motor spin 125cc, dengan baca bismillah. Keluarkan motor dari pintu, pasang sarung tangan, langsung tancap gas. Setelah beberapa lama, melewati lampu merah slipi, sampai depan plaza semanggi, sudah agak tenang baru kepikiran. Lha kok helmnya cuman 1, mau jemput gak bawa helm tambahan. Wah, mau gak mau harus puter balik di daerah kuningan. Begitulah klo di Jakarta, puter baliknya jauh banget, apalagi di sekitar Jln. Gatot Subroto. Yaps, gaya ala Valentino Rossi, zig zag model, kecepatan 85km melesat diantara mobil-mobil Jakarta yang penuh polusi (Bus Solar Tipe Jadul). Akhirnya nyampe juga di daerah slipi lagi, lewat jalan alternarif di deket POM bensin, tiba tiba HP berbunyi dengan nada spesial.. Drttt.. Drtt..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum, dah nyampe mana Mas?</p>
<p><strong>Aku:</strong> Tadi sudah nyampe agak jauh de&#8217;, cuma Mas harus balik lagi. Helmnya ketinggalan, jadi mau gak mau ya harus balik lagi..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Gimana sih kok bisa lupa? Ya udah, cepetan ya.. Ade&#8217; udah nyampe nih..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Namanya juga lupa, wih udah nyampe? Kok cepet amat..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Iya, dari sana cuman 45 menit sudah nyampe kesini. Ya udah hati-hati di jalan, jangan ngebut..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Iya, sabar ya nunggunya disana..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p>Buruan tancap gas ambil helm, akhirnya nyampe juga. Naik turun tangga buat ambil helm, dengan bismillah kemudian buru-buru tancap gas, tengok kanan kiri langsung nyeberang jalan. Menelusuri Jln. KH. Syahdan &#8211; Kp. Rambutan, kecepatan sama antara 70-85 km. Lumayan kenceng juga bawa motor spin, tak lama kemudian di Jln. MT Haryono, HP berbunyi lagi..</p>
<p><strong>Dia: </strong>Assalamualaikum, dah nyampe mana Mas?</p>
<p><strong>Aku:</strong> Dah nyampe Jln. MT Haryono, dah mau sampe ke UKI.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Masih lama ga?</p>
<p><strong>Aku:</strong> Ya palingan masih agak lama.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Ya udah cepetan ya, ade&#8217; takut ni disini sendirian.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Iya, sabar nunggunya ya..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Iya, jangan ngebut ya.. Assalamualaikum..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p>Untuk kali ini, ngebutnya gak dijawab. Soalnya tadi udah ngebut, &#8220;Maafin Mas ya Ade&#8217;.. Sebenernya Mas rada ngebut waktu itu&#8221;. Ya semua pasti tahu, kalau menunggu itu sangat tidak nyaman, apalagi nunggu sendirian di terminal. Mau gak mau, langsung tancap gas menelusuri daerah UKI, Cililitan. Gak taunya, Kp. Rambutan itu jauh banget.. Soalnya belum pernah ke terminal Kp. Rambutan sebelumnya. Estimasi waktunya jadi salah deh..</p>
<p>Wah, arah Kampung Rambutan kemana ni ya? Maklum gak sempat baca-baca penunjuk Jalan &amp; Perasaan gak ada yang menunjukkan ke arah Kp. Rambutan. Setelah sampai di depan Mall di Cililitan (PGC). Nanya sama Ibu&#8221;..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Maaf Bu, arah ke Kp. Rambutan kemana ya?</p>
<p><strong>Ibu:</strong> Lampu merah ini lurus terus ajah. Itu langsung ke arah Kp. Rambutan.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Terima kasih ya Bu..</p>
<p><strong>Ibu:</strong> Iya, sama-sama..</p>
<p>Inget banget, bilang sama-samanya sambil manggut&#8221; kepalanya. Baik banget itu Ibu.. (Makasih banget ya Ibu..)  Kemudian nunggu antrian deh di Lampu Merah. Lumayan lama juga ni lampu merah, mana panas banget lagi, sepanas-panasnya Jakarta di pagi hari.. Lampu hijau sudah menyala, itu tandanya Valentino Rossi harus kembali beraksi, gaya zig-zag, hindar kanan-kiri, perhatikan spion. Berasa banget bagaimana Valentino Rossi sesungguhnya kalau balapan. Hmm, gak kebayang, apalagi kecepatan sampai 300Km/Jam. Gila banget dah itu..</p>
<p>Yoo, kembali lagi ke perjalanan.. Akhirnya nyampe juga di lampu merah selanjutnya, arah KP. Rambutan ada 2, yang satu lurus yang satu lagi belok kiri.. Kemudian gw nanya sama Bpk&#8221; lagi..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Maaf Pak, kalau ke Kp. Rambutan ke arah mana ya?</p>
<p><strong>Bpk:</strong> Bisa dua&#8221;nya mas, bisa belok kiri dan lurus.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Yang paling deket lewat mana ya Pak?</p>
<p><strong>Bpk:</strong> Hmm, belok kiri juga sama saja, kalau lewat jalan yang belok kiri gak macet.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Ok Pak, terima kasih..</p>
<p>Akhirnya gak ikut nunggu lampu merah, langsung belok kiri. Kemudian ada angkot yang ada tulisannya ke TMII, akhirnya ngikutin angkot itu. Tapi setelah ada tulisan arah ke Kp. Rambutan akhirnya belok kanan. Al-hasil dan walhasil ternyata perjalanannya jadi lebih jauh..</p>
<p>Tapi akhirnya setelah beberapa menit, nyampe juga di Terminal Kp. Rambutan. Parkir motor di depan Loket terminal Bus AKAP (Antar Kota Antar Propensi). Kemudian langsung beres-beres, langsung telp ade&#8217;.. Waktu di telp, lha kok telpnya mati.. Waduh, mau dicari kemana ini.. Bingung deh diteminal orang sebanyak itu.. Tapi beberapa menit kemudian, HP berbunyi dengan nada yang spesial..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum.. Sudah dimana Mas?</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb, sudah di Kp. Rambutan, Ade&#8217; dimana?</p>
<p><strong>Dia:</strong> Di Halte Busway didepan terminal..</p>
<p>Kemudian ada Bpk, Halte Busway dimana ya Pak? Langsung ajah lurus ngikutin Jln. ini Mas.. Kemudian ngikutin jalan setapak di Terminal, da akhirnya tepat di depan Halte Busway. Kulihat didalem Halte..</p>
<p><strong>Aku:</strong> Dimananya de&#8217;? Kok gak ada..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Didepan Halte Mas..</p>
<p>Selang beberapa meter kemudian, ada yang manggil&#8221;.. Mas.. Kulihat di Halte Busway, gak ada orang..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Disebelah kiri, dibelakang Mas..</p>
<p>Kemudian Aku belok kiri dan menoleh, ternyata Dia menunggu dibawah Payung + Kursi panjang. Pasti kesel banget nunggu di jemput lama banget + serem banget di Teminal sendirian.</p>
<p><strong>Perjalanan Panjang Yang Penuh Ujian &amp; Liku&#8221;.. Tapi Alhamdulillah, Aku Sampai Di Terminal Kp. Rambutan Dalam Keadaan Selamat &amp; Dia Alhamdulillah Dalam Keadaan Fresh &amp; Begitu Cantiknya.</strong></p>
<p><strong>Terima Kasih Ya Allah Atas AnugerahMU Dipagi Yang  Sangat Cerah.. Maha Besar Engkau Wahai Sang Penggenggam Hati Para Manusia..</strong></p>
<p><strong>Note Untuk Ade&#8217;:</strong> Untuk <strong>KISAH PERJALANAN PULANG</strong>, biarlah cerita itu kita simpan sebagai kenangan Indah kita lainnya, biarlah nanti hanya anak &amp; cucu kita yang tahu kisah perjalanan itu. Perjalanan Pulang yang begitu Indah, ditemani dengan <strong>Hujan &amp; Perjuangan</strong>, <strong>Kasih Sayang &amp; Pengorbanan</strong>, <strong>Keberanian &amp; Tanggung Jawab</strong> serta <strong>Indah &amp; Begitu Mengesankan</strong>.. <strong>The Another Perfect Stories Of Us, Just Keep Secret In Our Heart. Remember That &amp; Only Share With Our Family</strong>..</p>
<p><img class="alignnone" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs479.ash1/26240_1163517268028_1830763735_321922_7198719_n.jpg" alt="" width="604" height="453" /><br />
Teluk Jambe, Karawang &#8211; Jawa Barat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-5.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #4</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-4.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-4.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 10:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar IT]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Top]]></category>
		<category><![CDATA[Top Blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Pertemuan Pertama &#8211; Aku &#38; Dia Tulisan ini kupersempahkan untuk: &#8220;Dia &#38; Kalian Semua&#8221;. Tak banyak orang yang tahu bukan? Kapan kita berdua bertemu. Hhe, tepat pada tanggal yang dirahasiakan (Maaf ya, tidak untuk dipublikasikan ), Aku tertidur pulas diruangan yang panasnya minta ampun, kebetulan Jakarta waktu itu agak mendung, yang menandakan akan datang hujan. &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-4.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Pertemuan Pertama &#8211; Aku &amp; Dia</strong></h2>
<p>Tulisan ini kupersempahkan untuk: <strong>&#8220;Dia &amp; Kalian Semua&#8221;.</strong></p>
<p>Tak banyak orang yang tahu bukan? Kapan kita berdua bertemu. Hhe, tepat pada tanggal yang dirahasiakan (<strong>Maaf ya, tidak untuk dipublikasikan</strong> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), Aku tertidur pulas diruangan yang panasnya minta ampun, kebetulan Jakarta waktu itu agak mendung, yang menandakan akan datang hujan. Begitulah Jakarta kalau akan datang hujan, seluruh air menguap &amp; siap menjadi butiran butiran air yang akan kembali menyirami Jakarta.</p>
<p>Tepat pada pukul 13:05 HP berbunyi dengan ringtone yang sekarang sudah berbeda, ringtone yang bernada khusus, lagu yang dinyanyikan oleh Dia sendiri. Namun ringtone ini tak kalah bagusnya loh seperti &#8220;<strong>I Am Yours</strong>&#8221; nya Jazon Myraz. Dan akhirnya terjadilah perbincangan:</p>
<p><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum Wr.Wb</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p><strong>Dia:</strong> Mas, Ade&#8217; udah nyampe di Jakarta ni, di Kebon Jeruk, Perusahaan A.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Lho, itu didaerah mana? Di daerah Kedoya bukan.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Gak tahu di daerah mana, cuman tadi sih melewati RCTI, trus muter kebawah, di daerah perumahan Kebon Jeruk Baru.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Kebon Jeruk Baru, dimana ya? Hmm, nanti ditanya dulu deh di daerah sana, jangan lupa kabarin alamat lengkapnya ya.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Oke, nanti Ade&#8217; mungkin akan mulai proses jam setengah 2, cepet kok, setengah jam sudah bisa selesai.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Sip deh, nanti ditunggu dulu ya, mau mandi dulu baru terus kesana skalian mau interview ke perusahaan FA.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Iya, ya udah ya Mas. Ade&#8217; tunggu disini ya. Asssalamualaikum Wr.Wb</p>
<p><strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p>Segera langsung ambil peralatan mandi + anduk, otw ke kamar mandi. Walhasil beberapa menit kemudian selesai mandi, siap&#8221; Pake baju rapi soalnya sekalian mau pergi ke perusahaan FA. Sudah selesai semua perlengkapannya, kunci motor, help, dompet, laptop dan jacket sudah lengkap. Tiba saatnya langsung berangkaaaaattt..</p>
<p>Kebetulan daerah Kebon Jeruk ngikutin arah M11, jadi gampang nyarinya, lewat Batusari sampe dah di Jln. Panjang. Kemudian karena gak tahu dimana lokasi Perum Kebon Jeruk Baru, nanya sama seseorang di pinggir jalan. Akhirnya Aku menepikan motor &amp; mendekati seorang pemuda:</p>
<p><strong>Aku:</strong> Maaf Mas mengganggu, kalau Perumahan Kebon Jeruk Baru dimana ya?</p>
<p><strong>Pemuda:</strong> Oh gampang kok Mas, nanti sebelum ada jembatan naik kan ada dua jalur, yang kanan ke atas &amp; yang kiri kebawah. Jadi Mas ambil yang sebelah kiri, terus belok kebawah jembatan. Ikutin ajah terus Mas jalan itu sampe ada tulisan Perumahan Kebon Jeruk Baru.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Jadi, ambil kiri, lewat bawah, terus lurus ya Mas? ( Sambil memperagakan arah jalan Pake tangan ).</p>
<p><strong>Pemuda:</strong> Iya betul Mas, nah kalau misalkan sudah sampai disana, bisa tanya lagi ke orang yang ada didaerah sana.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Sip deh Mas, terima kasih banyak ya..</p>
<p>Kembali membelokkan dan tancap gas melaju terus hingga ada dua persimpangan jalan, dengan arah kiri &#8220;<strong>KEMANGGISAN</strong>&#8221; &amp; arah kanan &#8220;<strong>DAAN MOGOT</strong>&#8220;. Langsung saja belok ke arah kiri ngikutin jalan sampai belok ke bawah jembatan di samping tol, kemudian ngikutin arah jalan lurus terus. Dan terlihat sebuah plang berwarna hijau dengan tulisan &#8220;<strong>PERUMAHAN KEBON JERUK BARU</strong>&#8221; di ikuti dengan penunjuk arah.</p>
<p>Di daerah situ terdapat taman bunga dan sebuah rukan tepat didepannya, kemudian kuhentikan motor didekat seorang penjual makanan sambil bertanya:</p>
<p><strong>Aku:</strong> Pak, perusahaan A dimana ya?</p>
<p><strong>Bapak:</strong> Wah, saya kurang tahu bos, coba ajah Masuk mungkin didaerah dalem.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Oh ya udah, terima kasih ya Pak.</p>
<p>Tancap gas lagi, namun dengan kecepatan pelan, sambil toleh kanan kiri kucari tulisan &#8220;Perusahaan A&#8221; namun tak kunjung juga kelihatan. Hingga 2x berputar, akhirnya kutelp dah:</p>
<p><strong>Aku:</strong> Assalamualaikum Wr.Wb</p>
<p><strong>Dia:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p><strong>Aku:</strong> Mas udah nyampe di daerah Perumahan Kebon Jeruk Baru ni de&#8217;, itu perusahaannya dimana ya? Kok gak ada.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Ada kok, cari ajah kantor yang ada tulisan &#8220;Perusahaan A&#8221; warnanya abu&#8221;.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Warnanya abu&#8221;? Oh kebetulan sekali ini Mas dah diluarnya. (Dalam hati: Kebetulan banget, ternyata sudah di depan Perusahaan A, abis tulisan nama perusahaannya kecil banget, sampe gak klihatan ). Coba Ade&#8217; keluar deh..</p>
<p><strong>Dia:</strong> Oke deh, ini Ade&#8217; udah keluar. Mas dimana? Kelihatan ga?</p>
<p>Kulambaikan tanganku sambil memanggilnya di telephone.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Oh iya, Ade&#8217; dah klihatan Mas. Ya udah Masuk ajah.</p>
<p><strong>Aku</strong>: Sip, Mas masuk ya.</p>
<p>Kembali kunyalakan motorku, tarik gas dan langsung masuk ke gedung kantor itu. Tak sengaja langsung saja kulewati satpam. Langsung Aku temui Dia, sambil tersenyum ku ucapkan &#8220;<strong>Assalamualaikum Wr.Wb</strong>&#8220;, kemudian Dia turun dari lantai perusahaan sambil mengucapkan &#8220;<strong>Walaikumsalam Wr.Wb</strong>&#8221; dan saling bersalaman, mencium tanganku. <strong>Kupandangi dan kuperhatikan tubuh tinggi, wajah nan ayu yang ditutupi oleh jilbab yang anggun dan perkataannya yang santun</strong>. Tanpa kusadari Dia berkata: Mas, dipanggil satpam tuh, kayaknya harus lapor dulu sebelum masuk ke kantor ini &amp; ambil kartu parkir. Oh ya udah de&#8217;, Mas kesana dulu ya. Langsung saja kubawa motorku kedepan satpam dan Aku bilang ke Pak Satpam:</p>
<p><strong>Aku:</strong> Sebentar doank Pak, mau jemput terus langsung mau jalan lagi.</p>
<p><strong>Satpam:</strong> Sip, oke Pak. (Sambil mengacungkan jempol).</p>
<p><strong>Aku:</strong> Oke, terima kasih..</p>
<p>Akhirnya Aku kembali menemui Dia dan perasaan canggung saat pertama kali bertemu itu ternyata memang ada.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Kita mau kemana ini de&#8217;, mau disini atau mau makan?</p>
<p><strong>Dia:</strong> Hmm, bingung. Enaknya gimana ya, takutnya telat. Tapi ya udah, makan ajah yu, tapi sebentar ajah ya.</p>
<p>Kemudian kita mencari makan, awalnya salah masuk rumah makan &amp; pindah tempat deh. Setelah agak lama berjalan, kita menemukan rumah makan &#8220;<strong>Sate Kambing</strong>&#8220;. Ade&#8217; mau makan ga? Dia jawab: Tadi Ade&#8217; udah makan kok Mas, sekarang masih kenyang. Dan akhirnya aku bilang sama Abang tukang satenya:</p>
<p><strong>Aku:</strong> Pak pesan sate kambing 1 porsi.</p>
<p><strong>Abang Sate:</strong> 1 porsi ya Mas, minumnya apa?</p>
<p><strong>Aku:</strong> Es jeruk 2 Pak.</p>
<p>Sambil menunggu, kita duduk sambil berbincang dan tak seberapa lama kita menelephone <strong>Mama</strong> Ade&#8217;. Memberikan kabar pertemuan kita berdua, dan Beliau mendoakan kita berdua, sungguh indah doa Beliau untuk kita berdua: &#8220;<strong>Semoga Nanti Setelah Pertemuan Ini Perasaannya Kalian Gak Akan Berubah Selamanya, Menjadi Pasangan Yang Bahagia Dunia &#8211; Akhirat, Mama Cuma Bisa Mendoakan Yang Terbaik Buat Anak² Mama</strong>&#8220;. Terima kasih<strong> Mama</strong> buat doanya. Akan kami ingat sepanjang masa. Amien Ya Robbal Alamin..</p>
<p>Selang berapa menit seseorang membawa nasi &amp; piring berisi sate. Tanpa pikir panjang, makan sate deh. Tapi.. Ckckck, ternyata sate kambingnya &#8220;<strong>Alot</strong>&#8221; banget, dikunyah ajah susah kayaknya pas kena ke kambing yang udah tua ni, udah berotot semua dagingnya. Jadinya &#8220;<strong>Alot</strong>&#8221; banget dah.. Tapi satenya abis juga kok, bersih tak bersisa <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Setelah selesai makan &amp; sudah membayar, kita akhirnya kembali pulang menuju perusahaan A. Dalam perjalanan, kita saling berbincang diatas motor:</p>
<p><strong>Aku:</strong> Abis ini langsung mau kemana?</p>
<p><strong>Dia:</strong> Katanya sih mau mampir dulu ke Roxy, mau lihat&#8221; HP.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Untung mendung ni Jakarta, klo gak bisa panas banget ni di atas motor.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Iya, untung ajah mendung. Eh iya, kata siapa Mas Item, prasaan enggak deh, biasa ajah. Cowo itu bagusnya item loh.</p>
<p><strong>Aku:</strong> Oh ya? Masa sih. Sambil kusodorkan tanganku ke samping. Dan Diapun menyodorkan tangannya. Sambil membandingkan tangan kita berdua. (Dalam hatiku: Kayak TV Jaman dulu &#8211; Hitam Putih) warna kulitnya.</p>
<p><strong>Dia:</strong> Nah emang bagusnya seperti itu, terlalu putih juga gak bagus loh Mas.</p>
<p><strong>Aku:</strong> (Dalam hatiku Aku berucap Alhamdulillah, ternyata Dia mau menerima Aku apa adanya). Terima kasih ya Allah atas segala rahmatMu.</p>
<h4><strong><strong>&#8220;DALAM KETIDAKSEMPURNAANKU INI, KUHARAPKAN ADA KEBAHAGIAAN DUNIA &#8211; AKHIRAT. AMIN YA ROBBAL ALAMIN..&#8221;</strong></strong></h4>
<p>Akhirnya kita tiba di perusahaan A, kuantar Dia sampai ke mobil. Kupandangi wajah cantik nan anggunnya sekali lagi, kemudian kami saling bersalaman. Dalam hati Aku berdoa: &#8220;<strong>Ya Allah, Jadikanlah Dia Wanita Yang Sholehah, Istri &amp; Ibu Yang Baik Kelak</strong>&#8220;. Dan akhirnya Akupun pergi sambil mengucapkan salam..</p>
<p><strong>Inilah Dua Wanita Baru Yang Membuatku Kagum:</strong></p>
<p><img class="alignnone" title="Ade' &amp; Mama" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs169.snc3/19666_1121888827343_1830763735_247525_488941_n.jpg" alt="" width="450" height="334" /></p>
<p><em><strong>P.S: Terima Kasih Telah Menyediakan Waktu Membaca Cerita Usangku Ini</strong></em> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-4.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #3</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-3.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-3.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 17:24:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar IT]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Top Blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[PERJALANANKU &#8211; Kisah Perjalanan Pulang Kampung Tulisan ini kupersempahkan untuk: &#8220;SEMUA ORANG DISEKITARKU, SPECIAL FOR AKBAR&#8221;. Lelah rasanya, ketika harus pulang pergi ke lampung untuk mengerjakan sebuah pekerjaan. Lelah bukan karena pekerjaannya, namun karena tenaga sudah terkuras habis yang menyebabkan tubuh ini terasa sulit untuk melakukan sesuatu. Mana keesokan harinya harus pulang kampung, pulang ke &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-3.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: left;"><strong> PERJALANANKU &#8211; Kisah Perjalanan Pulang Kampung</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini kupersempahkan untuk: <strong>&#8220;SEMUA ORANG DISEKITARKU, SPECIAL FOR AKBAR&#8221;.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lelah rasanya, ketika harus pulang pergi ke lampung untuk mengerjakan sebuah pekerjaan. Lelah bukan karena pekerjaannya, namun karena tenaga sudah terkuras habis yang menyebabkan tubuh ini terasa sulit untuk melakukan sesuatu. Mana keesokan harinya harus pulang kampung, pulang ke rumah untuk menjenguk Ponakan (<strong>RAHMAT DIRGANTARA AKBAR</strong>) dan sujud sungkem kepada orang tua serta meminta doa.</p>
<p style="text-align: justify;">Memulai persiapan pada tanggal 15- 01- 2010 ditemani oleh seseorang via telp. Pesannya, <strong>&#8220;Mas, hati-hati dijalan besok ya, semoga diberikan keselamatan sampai rumah. Jangan sampai ada yang ketinggalan. Ade berdoa buat Mas&#8221;</strong> Thanks for <strong>NID q:D</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Malam, packingpun dipersiapkan. Hanya membawa 2 baju ganti &amp; berbagai baju lama yang  mau dibawa pulang. Lumayan bisa diberikan kepada orang yang bekerja disawahku, karena tak perlu baju bagus &amp; trendy untuk membajak sawah yang penuh lumpur, <strong>hanya baju yang layak untuk dipakai saja mereka sudah sangat bahagia</strong>. Berbeda dengan kalangan atas yang butuh baju super bagus hanya untuk kesawah (lho kok malah ke yang lain), skip &amp; lewati saja hal ini ya <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah, packingpun selesai. Waktunya tidur dan subuh terbangun, kemudian tidur lagi hingga terdengar lagu <strong>&#8220;I&#8217;am Yours&#8221;</strong> berkumandang lagi. Ternyata Kak Ana menelephone <strong>&#8220;Utuh ada dimana? Jadi pulang hari ini? Mau nitip sesuatu, Insya Allah pagi² nanti titipannya diantar kesana&#8221;</strong>. Kutunggu sambil mempersiapkan segala sesuatu &amp; bersih² kamar sebelum berangkat pulang. Dan ternyata Mas Adie menelphone <strong>&#8220;Utuh, sudah ada dimana? Mas Adie gak bisa nganter titipannya kesana, Utuh ajah yang kesini ambil titipannya klo bisa ya&#8221;</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Akupun segera mandi dan segera berangkat ke tempat Mas Adie, Wuzzzzttt.. Nyampe juga akhirnya dicengkareng. Barang² yang mau dititpin teleh dipersiapkan, disana ketemu dengan ponakan yang satu lagi, kecil, cantik nan lucu (<strong>AZALEA</strong>). Tak terasa sudah jam 12 dicengkareng, berhubung hari Jumat, Jumatan dulu disana. Treng treng, setelah Jumatan, ditemani dengan mendungnya Jakarta, langsung berangkat menuju terminal Rawamangun, <strong>Jakarta yang PANAS pun tertunduk oleh sang MENDUNG</strong>. Akhirnya tiba di Rawamangun, pesan tiket <strong>PAHALA KENCANA</strong> Bus Malam <strong>Jakarta-Bali</strong>. Setelah beberapa menit kemudian Bude datang, yang sebelumnya sudah kuhubungi dulu untuk langsung berangkat ke Rawamangun, Bude membawa titipan tambahan, jadinya titipannya ++ deh.<br />
<strong>P.S: Tiket Pahala Kencana Jakarta-Probolinggo Rp.260.000,-</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hmm, tak berasa di Rawamangun serasa lama sekali, karena Bus berangkat jam 16:30. Sambil menunggu waktu yang lama, karena waktu tiba di Rawamangun pukul 14:30, <strong>ada waktu sekitar 2 jam untuk menunggu</strong>. Aku telp Ibu untuk memberikan kabar kepulanganku..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku:</strong> Assalamualaikum Wr.Wb, Bu.. Aku pulang sore ini.<br />
<strong>Ibu:</strong> Iya, hati² dijalan ya, semoga selamat sampai dirumah.<br />
<strong>Aku:</strong> Terima kasih Ibu, aku bareng karo Bu&#8217;de kie. Mau ngomong?<br />
<strong>Ibu:</strong> Iya, mana Budenya?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Beralih HP ke Bude &amp; Ibu</strong>. Aku hanya mendengarkan, dan mencoba memahami pembicaraan mereka. Loudspeaker mode on, karena di Rawamangun rame sekali. Kira² seperti ini pembicaraannya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ibu:</strong> Assalamualaikum.. Dek remmah kaberreh ben yu?<br />
<strong>Bude:</strong> Walaikumsalam.. Alhamdulillah, sehat buleh lik, dikah beremmah kaberreh? Emak bik Kang Jono sehat?<br />
<strong>Ibu:</strong> Alhamdulillah kiyah yu, sehat kakabbi. Mak gi sehat kiyah, berik mareh entar ka guksak kuleh yu.<br />
<strong>Bude:</strong> Enggi Alhamdulillah mon engak benekah. Mander mogeh kabbi se&#8217;e guksak sehat. Murah rejekenah, lanjeng omorrah, barokah. Salamagi gi ka Kang Jono.<br />
<strong>Ibu:</strong> Amien yu, enggi, kedik e salamaginah ka kabbi.<br />
<strong>Bude:</strong> Enggepon ge, senekah beih pon. Pebeliah ka Utuh pole pon gi telponah. Wassalaualaikum Wr.Wb<br />
<strong>Ibu:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb<br />
<strong>- Intinya Ada Kedekatan Antara Kakak &amp; Adik Yang Sama² Selalu Mendoakan -</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Begitulah obrolan <strong>Bahasa Madura</strong> antara kakak &amp; adik. Bagi yang gak ngerti bisa tanya langsung sama orang madura ya <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  HP kembali padaku lagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ibu:</strong> Iyo, ngunu ae wes yo le, ati&#8221;.. Semoga selamet..<br />
<strong>Aku:</strong> Amien, sampe ketemu dirumah Bu.. Wassalamualaikum Wr.Wb<br />
<strong>Ibu:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya setelah 2 jam menunggu, dan sesudah sholat Ashar di Musholla Rawamangun, Aku menaiki bus <strong>New Mercedes-Benz EURO3 Pahala Kencana</strong> dan bus siap berangkat. Aku dikursi 4C, dan disampingku ada seorang Mbak dikursi 4D. Tepat jam 16:40 bus mulai merangsak keluar dari terminal Rawamangun. Ditemani oleh dia via telp, bercengkerama dan saling mendoakan. Perjalananpun kembali penuh warna q:) Tiba di Rumah Makan khusus Bus Malam Pahala Kencana, turun dari bus langsung makan karena sudah terasa lapar. Kemudian menuju Masjid yang kebetulan dekat dengan Rumah Makan. Jama&#8217; Isya &amp; Maghrib. Kemudian bus berangkat kembali. HP ku kembali berbunyi, lagu <strong>&#8220;I&#8217;am Yours&#8221;</strong> berkumandang. <strong>Ditemani kembali oleh dia</strong>.. Hingga tengah malampun, kita belum berhenti saling bercerita, bercerita banyak hal yang berdurasi kurang lebih 3,5jam. <strong>Hingga akhirnya HP ku berbunyi &#8220;Twiilltt Twulltt&#8221; 2x, pertanda &#8220;Low Bat&#8221; dan akhirnya KO&#8217;IT</strong>. Aku lupa gak bawa charger HP, bingung mau pinjem kesiapa ya? Terbalut dengan jacket dan selimut yang menyelimuti tubuh, AC dalam Bus sangat dingin yang kebetulan bertepatan dengan hujan lebat yang turun.. Brrr.. Brrr.. Dan akhirnya Akupun terlelap..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Terbangun subuh</strong>, terlihat sedang terjadi kemacetan yang sangat panjang di daerah Rembang. Terlihat Mbak disampingku sedang mengeluarkan HP + chargernya yang kemudian dimasukkan lagi kedalam tasnya. <strong>Ide cemerlang</strong> itupun kembali muncul di otakku:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku:</strong> Lagi ditelp sama suaminya tadi ya mbak?<br />
<strong>Mbak:</strong> Iya, nanyain kabar sudah sampai mana. Gak taunya macet begini, bisa sampi sore ini di Surabaya.<br />
<strong>Aku:</strong> Iya, apalagi saya Mbak, bisa sampe malem sampe Probolinggo. Oh iya mbak, HP nya Nokia juga ya Mbak, tipe N72 ya?<br />
<strong>Mbak:</strong> Iya bener sekali, pemerhati HP ya dik.<br />
<strong>Aku:</strong> Engga Mbak, tadi saya lihat chargernya. Kebetulan HP saya mati ni Mbak. Kalau boleh, saya mau pinjem.. (Sambil senyum)<br />
<strong>Mbak:</strong> Oh, bentar ya.. (Sambil buka tasnya, mencari Charger). Ini dik, memangnya di Bus bisa ngecas ya?<br />
<strong>Aku:</strong> Hhe, bisa Mbak. Kan didepan deket sopir ada colokan untuk ngecharge. Terima kasih ya Mbak, saya mau pasang charger dulu didepan.<br />
<strong>Mbak:</strong> Ya.. Silahkan..</p>
<p style="text-align: justify;">Didepan, aku ngobrol dengan <strong>Kondektur &amp; Sopir</strong>. Sambil mencari colokan HP..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku:</strong> Mas, mau ngecharge HP, mati sama sekali HP saya.<br />
<strong>Kon:</strong> Bentar ya, mana cas²annya. Colokin disana Mas.<br />
<strong>Aku:</strong> Oke mas, sip.. Macet darimana tadi ini mas? Kok panjang banget.<br />
<strong>Kon:</strong> Ini dirembang, gak tau juga tadi tepatnya dimana. Bisa telat² ini sampai Bali.<br />
<strong>Aku:</strong> Berapa jam kira² telatnya ini Mas.<br />
<strong>Kon:</strong> Paling ya sekitar 6-8 jam.<br />
<strong>Aku:</strong> Masya Allah.. Wah, lama juga itu.<br />
<strong>Sop:</strong> Ya jelas lama toh Mas, lha wong macetnya kayak begini. Gak bisa zig zag ini, mau nyalip jalannya sempit.<br />
<strong>Aku:</strong> Iya Pak, yang penting selamat ae sampe Paiton, saya sudah bersyukur.<br />
<strong>Sop:</strong> Tenang, dijamin kok Mas.<br />
<strong>Aku:</strong> Ya sudah kalau begitu, saya balik ke kursi lagi yo Pak <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<strong>Kon&amp;Sop:</strong> Monggo Mas..</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali ke tempat duduk, si Mbaknya dah tidur lagi &amp; kulihat semua orang juga masih pada tertidur. Akhirnya akupun ikut tidur juga. Hhe.. Terbangun sekitar pukul 8:00 pagi. <strong>Inipun masih juga di daerah Rembang, tepatnya ditepi Pantai</strong>. Aku menghubungi Ibu, Bapak, Kakak untuk ngasi kabar dan info bahwa masih macet dirembang.  Wah, macetnya minta ampun dah.. Akhirnya aku juga memberikan kabar buat dia, sambil telp² juga lama dari Rembang &#8211; Tuban, hingga aku mau turun makan &amp; istirahat sebentar. Sampai dituban sekitar pukul 12:00, di rumah makan dekat Pantai Tuban. Sholat Jama&#8217; Dzuhur + Ashar  di Musholla, dan kemudian langsung berangkat lagi. Penumpang yang ke arah malang di oper ke Bus Pahala Kencana lain yang jurusan Jakarta-Bogor-Semarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga HP pun <strong>KO&#8217;IT</strong> kedua kalinya, sebelum kesempatan pinjem charger hilang. Pas sampai didaerah Lamongan. Aku pinjem charger sama Mbak itu, <strong>sekali lagi hingga terisi penuh</strong>..</p>
<p style="text-align: justify;">Akupun tiba di <strong>PAITON, PROBOLINGGO</strong> sekitar pukul <strong>20:03</strong>.<br />
Disambut &amp; dijemput oleh Bapak &amp; Ibu yang sudah menunggu dirumah Mbak Leny. Bertunduk, bersalaman &amp; berpelukan dengan Ibu &amp; Bapak. <strong>MEREKA BERDUA TERSENYUM KEPADAKU, DAN AKU YAKIN SENYUMAN ITU SENYUMAN KEBAHAGIAAN &amp; DOA</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Hatiku Aku Berkata:<br />
<strong>TERIMA KASIH IBU, TERIMA KASIH BAPAK. BERKAT KALIAN BERDUALAH AKU MASIH BISA BERDIRI DIHADAPAN KALIAN BERDUA DENGAN SENYUMAN. AKU BANGGA PADA KALIAN, AKU SALUT PADA PERJUANGAN KALIAN &amp; YANG PALING AKU SYUKURI, AKU SANGAT BAHAGIA BISA DILAHIRKAN KEDUNIA INI KARENA KALIAN BERDUA. SEMBAH SUNGKEM DARI HATIKU YANG TERDALAM KUPERSEMBAHKAN UNTUK KALIAN BERDUA..</strong><br />
Hingga akhirnya Aku sampai dirumah sekitar pukul <strong>20:38</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>WELCOME HOME</strong> &amp; <strong>Wwwooowww</strong>, <strong>PONAKANKU SUDAH GEDE, SUDAH UMUR 2 BULAN LEBIH</strong>. Dialah yang namanya <strong>RAHMAT DIRGANTARA AKBAR</strong>. Pulang kampung OM ini dalam misi special untukmu AKBAR.. <strong>q:)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Terima kasih buat seluruh keluargaku</strong> yang sudah mendoakanku. Agar Aku sampai dengan selamat dirumah. Terima kasih buat seluruh doa kalian kepadaku..<br />
<strong>Terima kasih buat dia</strong>, yang sudah berkenan menemani perjalanan panjangku. <strong>Terima kasih buat mamanya ade&#8217;</strong> yang juga sudah mendoakan perjalananku, terima kasih untuk semua keluarga kalian disana..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hey sahabat dari situbondo</strong>, maaf tidak sempat menuliskan ceritamu. Tapi akan selalu ada dalam benakku cerita panjang di ruang tamu rumahku.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Buat Nenekku, Mbah Hj. Siti Rokayyah (Mbah Wiryo)</strong>. Aku kecil ada bersamamu mbah &amp; wejanganmupun sampai saat ini sangat melekat dibenakku.<br />
<strong>&#8220;JANGAN PERNAH BERHENTI BERJUANG &amp; JANGAN PERNAH LUPA. SUKSES AKAN SELALU MENYERTAI&#8221;.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>- HIDUPKU PENUH KEBAHAGIAAN &amp; KECERIAAN WALAU SELALU ADA RINTANGAN -</strong><br />
<strong>- ALHAMDULILLAH AKU BISA MELEWATI ITU SEMUA, THANKS ALLAH FOR ALL -</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Kisah Perjalanan Hidup 3" src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs263.ash1/19075_256732693494_610443494_3390109_5861581_n.jpg" alt="" width="604" height="452" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Terima Kasih Yang Terdalam Buat: KELUARGAKU, KELUARGANYA &amp; KALIAN &#8211; Meniti Perjalanan Panjang Menusuri Masa Depan <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-3.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #2</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-2.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 15:17:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Utuh Wibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Aku]]></category>
		<category><![CDATA[Dia]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Mama]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar IT]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Top Blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[AKU, DIA &#38; MAMA &#8211; Awal Dari Sebuah Perjalanan Baru Tulisan ini kupersembahkan untuk &#8220;MEREKA&#8221;. Tepat hari ini, tanggal 12 Jan 2010. Lewat 1 hari setelah tanggal 11 Januari 2010, itu kan lagunya gigi ya Pagi pagi dah telphon²an.. Sekitar jam 8:37 am HP berbunyi dan berdering, kebetulan kan ringtone nya &#8220;Im Yours&#8221; nya Jazon &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-2.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong></strong></p>
<h4 style="text-align: left;"><strong>AKU, DIA &amp; MAMA &#8211; Awal Dari Sebuah Perjalanan Baru </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini kupersembahkan untuk <strong>&#8220;MEREKA&#8221;</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Tepat hari ini, tanggal 12 Jan 2010.<br />
Lewat 1 hari setelah tanggal 11 Januari 2010, itu kan lagunya gigi ya <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Pagi pagi dah telphon²an.. Sekitar jam 8:37 am<br />
HP berbunyi dan berdering, kebetulan kan ringtone nya <strong>&#8220;Im Yours&#8221;</strong> nya Jazon Myraz..<br />
Mantap suratap deh lagunya..<br />
Mulai deh conversation kita berdua:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum..<br />
<strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb<br />
<strong>Dia:</strong> Hujan gak disana? Disini soalnya lagi gerimis loh.<br />
<strong>Aku:</strong> Disini gak hujan kok, cuman mendung. Makanya ni mau buru² ambil laptop di mangdu.<br />
<strong>Dia:</strong> Oh iya? Ati² dijalan, klo hujan jangan lupa neduh dulu. Jgn ngebut²..<br />
<strong>Aku:</strong> Beres, tenang ajah. Klo gerimis ajah lewat ya.. Hhe..<br />
<strong>Dia:</strong> Ya pokoknya jaga kesehatan aja.<br />
<strong>Aku:</strong> Oke, sip.. Gimana kerjaan disana? Sibukkah?<br />
<strong>Dia:</strong> Iya, nanti sih rencana mau ke Jakarta. Cuman lagi siapin dokumen²nya nih.<br />
<strong>Dia:</strong> Oh iya, katanya mau telp mama? Jadi ga?<br />
<strong>Aku:</strong> Iya, kapan bisa telp mama? Kemaren kan gak bisa kan pas mama istirahat.<br />
<strong>Dia:</strong> Iya, nanti telp mama dulu ya, nanti dikabarin lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil menunggu dikabarin, online deh bentar sambil ngecheck email + adsense. Barangkali ada duit nyasar masuk / kerjaan yang masuk kan lumayan. Tapi belum ada, yg ada cuman konfirmasi pesanan di email. Hhe.. Setelah beberapa saat, HP Aku sudah berbunyi lagi.. <strong>&#8220;Im Yours&#8221;</strong> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dia:</strong> Assalamualaikum..<br />
<strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb<br />
<strong>Dia:</strong> Mama katanya lagi sholat dhuha, jadi telpnya 10 menit lagi.<br />
<strong>Aku:</strong> Oke deh klo begitu, nanti ditelp setelah sholat dhuha aja.<br />
<strong>Dia:</strong> Jadi kan ambil laptopnya?<br />
<strong>Aku:</strong> Iya jadi donk, klo dah selesai telp mama baru deh langsung berangkat.<br />
<strong>Dia:</strong> Ya udah klo gitu, inget jangan lupa neduh klo hujan. Jaga kesehatan ya <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<strong>Aku:</strong> Beres&#8230;<br />
<strong>Dia: </strong>Ya udah dulu ya, bos² perusahaan dah pada dateng nih.<br />
<strong>Aku:</strong> Yaps, jangan lupa semangat, tebarkan kebaikan &amp; cinta. Jangan lupa berdoa juga..<br />
<strong>Dia:</strong> Oke, Wassalamualaikum..<br />
<strong>Aku:</strong> Walaikumsalam Wr.Wb</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil menunggu mama selesai dhuha, akhirnya Aku mandi dulu dah. Maklum baru mandi sekitar jam 9:01 pagi. Jadi rencananya setelah selesai mandi bisa berangkat ke mangdu untuk ambil laptop kesayangan yang di service center.<br />
Huahhh.. Swegerrrr.. Dinginnn.. Sejukkk.. Abis mandi,jadi langsung handuk pake baju lengkap. Dah siap ke mangdu, tapi sebelum itu duduk santai sambil pencet² nyari contact yang ada awalan <strong>&#8220;Mama&#8221;</strong>..<br />
Hingga akhirnya nada sambungpun berbunyi..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku:</strong> Assalamualaikum Wr.Wb<br />
<strong>Mm: </strong>Walaikumsalam Wr.Wb, nak utuh ya?<br />
<strong>Aku:</strong> Iya bener mama, ini utuh..<br />
<strong>Mm:</strong> Bagaimana kabarnya?<br />
<strong>Aku:</strong> Alhamdulillah baik, kabar Mm bagaimana?<br />
<strong>Mm:</strong> Alhamdulillah sehat, walaupun sempat ada kendala kesehatan jg sebelumnya.<br />
<strong>- Percakapan kemudian berbincang tentang keluarga, personal &amp; agama. Hingga berlanjut pada hal berikut ini -</strong><br />
<strong>Aku:</strong> Ya mungkin itu yang bisa disampaikan dan yang bisa diberikan utuh untuk saat ini.<br />
<strong>Mm:</strong> Oh iya gpp, Mm kan jd gak khawatir klo dia bersama utuh nantinya.<br />
<strong>Aku:</strong> Alhamdulillah, Insya Allah utuh akan berusaha..<br />
<strong>- Percakapan semakin berlanjut, semakin seru dan semakin panjang -</strong><br />
Dan seterusnya hingga pada akhirnya percakapan kami berakhir karena kehabisan batere.<br />
Demikian juga si Dia, pas di telp sore² waktu pulang naek motor juga kehabisan batere.<br />
Ternyata ada kesamaan disana, <strong>ada kesamaan diantara mereka berdua</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tak bisa dipungkiri Aku bener² telah menambahkan keluarga baru dalam kehidupan ini, bertambah suka, senang, bahagia bercampur semua menjadi satu &amp; Aku mulai belajar untuk sangat mencintai kedua orang ini dan mencintai semua yang berkaitan dengan mereka. Terima kasih kupersembahkan untuk mereka..</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hikmah dari percakapan yang panjang itu adalah:</strong><br />
Gak ada manusia yang sempurna, oleh sebab itu kita harus berani menerima kekurangan &amp; kelebihan yang kita miliki. Berusaha semaksimal mungkin memanfaatkannya agar berguna bagi diri kita sendiri dan semuanya. Saling berbagi, saling mengingatkan, saling melengkapi dan berjuang bersama sama untuk meraih kesuksesan Dunia &#8211; Akhirat.<strong> Walaupun dibalik itu semua. Segala sesuatu yang ada di dunia ini semu. Tak ada yang kekal!</strong></p>
<h4 style="text-align: justify;">Aku Bisa Bersaksi Bahwa Jika Kita Percaya &amp; Yakin Kepada Allah SWT. Allah SWT Itu Maha Adil &amp; Maha Tahu Mana Yang Terbaik Buat Hambanya. Dan Kita Pasti Akan Mendapatkan Jawabannya Disana!</h4>
<h4 style="text-align: justify;"><strong> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  RENUNGAN DARI SEORANG FALSAFAH <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Falsafah mengatakan manusia akan <strong>&#8220;selalu ingin menjadi sempurna&#8221;</strong> meskipun <strong>&#8220;tidak ada manusia yang sempurna&#8221;</strong>. Dunia ini tidak ada yang sempurna, tak ada gading yang tak retak.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang manusia dihadapkan pada situasi untuk mencari kesempurnaan dengan mengubah situasi itu sendiri. Tetapi apa yang terjadi, <strong>Kesempurnaan Itu Semu Belaka</strong>. Hanya sebuah kesempurnaan fana yang akan hilang dihapus oleh hujan sehari. Maka dari itu kadang manusia terjebak dalam kerakusan tanpa batas yang menjadikan manusia tersebut tidak pernah puas. Sebenarnya manusia itu terjebak dalam permainannya sendiri yaitu <strong>&#8220;Sebuah Pencarian Kesempurnaan&#8221;</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Bersyukurlah, jangan terus melihat keatas, sesekalii lihatlah kebawah. Masih banyak orang-orang yang tidak seberuntung dirimu, jadikanlah hidupmu lebih menyenangkan dengan ketidaksempurnaanmu,maka hidupmu akan lebih berwarna. Ada sedikit tantangan yang harus diselesaikan, tantangan tanpa akhir &amp; merupakan tugas utama kita yaitu <strong>&#8220;Menikmati Sebuah Ketidaksempurnaan&#8221;</strong>. Mencoba menerima kondisi dan diri ini apa adanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkesan apatis memang.. Tetapi lebih baik bukan? Daripada terjebak permainan semu dan bodoh. Sekali kamu menemukan yg kamu rasa sempurna, logika berpikirmu akan diracuni lagi dengan ketamakan dan kerakusan yang menyatakan: Ah! Disana ada yg lebih bagus.. Ah! Itu pasti cocok buatku.. Ah! Itu sepertinya sempurna.. Ah! Persetan!! <strong>Akhirnya kita akan terus terjebak dalam lingkaran kesemuan pencarian kesempurnaan yang tanpa akhir, yang sebenarnya kita jugalah yang menciptakan kesemuan itu sendiri..</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Berbuat yang terbaik, memilih yang terbaik tidaklah salah.. Tapi ingat! Jangan rakus.. Karena kerakusan akan membuat orang menunjukkan sisi terburuk mereka. Orang akan cenderung menghalalkan segala cara karena kerakusan itu. Jadi kalau hidup kita tidak sempurna. Selalu saja ada yang kurang.. Terimalah itu, karena kita memang manusia.. <strong>Hanya satu yang sempurna di alam ini.. Dan yang pasti itu bukan kita.. Bukan Manusia..</strong></p>
<h4 style="text-align: justify;">&#8220;PERCAYALAH KEPADA ALLAH DENGAN SEGENAP HATIMU DAN SEGENAP JIWAMU DAN JANGAN BERSANDAR PADA PENGERTIANMU SENDIRI MAKA ALLAH AKAN MELURUSKAN JALANMU SERTA MEMELIHARA HIDUPMU&#8221;</h4>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Kisah Perjalanan Hidup 2" src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v1329/178/85/610443494/n610443494_1208534_6215.jpg" alt="" width="450" height="600" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Terima Kasih Yang Terdalam Buat: KELUARGAKU, DIA, MAMA &amp; SEMUANYA &#8211; Meniti Perjalanan Panjang Menusuri Masa Depan Kita Berdua <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #1</title>
		<link>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-1.html</link>
		<comments>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 17:50:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>utuhwibowo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mylife]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengamat IT]]></category>
		<category><![CDATA[Top Blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.utuhwibowo.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[AKU &#38; IBUKU &#8211; Mengingat Masa Laluku Big thanks to My Mom: Lilik Sutatik Aku bertanya kepada Ibu, beliau mendengarkannya ditelphone. “Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa selama hidup kita Bu?” Ibuku terdiam kemudian berkata, “Tidak, nak. Manusia sering melakukan kekhilafan secara sadar maupun tidak. Itulah kenapa kita diperintahkan memohon maaf kepada orang &#38; mohon &#8230;  <a class="more-link" href="http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-1.html">Continue reading</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
</strong></p>
<h4 style="text-align: left;"><strong>AKU &amp; IBUKU &#8211; Mengingat Masa Laluku</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Big thanks to My Mom: <strong>Lilik Sutatik</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku bertanya kepada Ibu, beliau mendengarkannya ditelphone.</strong><br />
“Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa selama hidup kita Bu?”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ibuku terdiam kemudian berkata,</strong><br />
“Tidak, nak. Manusia sering melakukan kekhilafan secara sadar maupun tidak. Itulah kenapa kita diperintahkan memohon maaf kepada orang &amp; mohon ampun kepada Allah setiap hari.”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku kemudian kembali termenung dan bertanya lagi,</strong><br />
“Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun Bu?”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ibuku kembali terdiam, sedikit tertawa sambil berkata,</strong><br />
&#8220;Tidak mungkin nak. Sungguh sangat sulit.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku kemudian berkata,</strong><br />
“Ibu, Bagaimana kalau 1 bulan, apakah putramu ini bisa hidup tanpa melakukan kesalahan dalam 1 bulan?”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ibuku terdiam &amp; tertawa lirih sejenak, dan berkata lagi,</strong><br />
“Sama seperti sebelumnya nak, itupun sangat sulit”.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku terdiam lagi, kemudian bertanya lagi,</strong><br />
“OK Ibu, ini yang terakhir kali aku bertanya, apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?”.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ibuku terdiam agak lama, mungkin sedang berfikir, kemudian beliau menjawab,</strong><br />
&#8220;Mungkin saja nak, jika kamu berusaha dan Allah memberikan hidayah, kemungkinan besar bisa”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aku kini tersenyum lega..</strong><br />
“Jika demikian, aku akan berusaha hidup benar dari jam ke jam, Ibu. Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar..”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dan di usia yang beranjak ke-24 ini, aku telah tumbuh dewasa dan tak lagi banyak bertanya..<br />
Aku menyadari bahwa tak mudah untuk hidup benar, bahwa salah itu perlu..<br />
Lebih baik pernah salah tapi selalu belajar dari kesalahan itu. Daripada terus-terusan benar tapi salah pada akhirnya!</strong></p>
<p><strong>Semoga Allah SWT Senantiasa Memberikan Nur-NYA Pada Orangtuaku, Keluargaku, Aku, Kalian Dan Semuanya.. Amin Ya Robbal Alamin..</strong></p>
<h4><strong> <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  DIMALAM DIMANA AKU TERMENUNG <img src='http://utuhwibowo.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya malam yang menggelapiku kali ini.<br />
Dan aku sendiri.. di sini..<br />
Kenapa selalu ada gelap setelah terang datang?<br />
Lalu apa guna matahari bila begini?<br />
Bila apa yang baik dan buruk selalu punya arti, lalu gelap itu apa?<br />
Masih adakah iman ketika gelap datang? ketika abu-abu mencoba hitam?</p>
<p style="text-align: justify;">Tuhan Maha Sempurna, oleh karenanya manusia pasti punya salah.<br />
Tuhan Maha Pemaaf, maka dengannya selalu ada maaf untuk tiap kesalahan.<br />
Aku selalu punya doa, tapi menunggu di-ijabah-kan bukanlah pekerjaan mudah.<br />
Aku lelah selalu baik, aku ingin punya salah.. aku ingin KAU maafkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan malaikat Raqib di dada kananku terus saja mengawasiku..<br />
Catatlah, jangan sungkan, itu tugasmu kawan.. Tunjukkan pada-NYA bahwa aku butuh DIA!</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Kurenungi hal-hal baik yang muncul dari kesadaran, juga hal-hal buruk yang muncul dari ketaksadaran, keduanya lahir karena Keberadaan. Bagiku saat ini, setiap tindakan adalah doa. Jika jiwa hanya melakukan segala yang diperintahkan oleh-Nya, maka setiap tindakan adalah doa. Begitu juga halnya, pada masa sebelum adanya para Nabi, yaitu ketika orang-orang masih berdoa kepada berhala. Aku yakin bahwa seluruh doa mereka pasti juga telah diterima oleh-Nya – dan segala ketidaksadaran mereka pasti juga telah dimaafkan oleh-Nya. Bahkan saat ini, di berbagai tempat pada belahan dunia lain, dimana garis kenabian kita tak diketahui, aku tetap yakin setiap doa manusia di sana pasti telah didengar dan diterima oleh-Nya. Aku ingin hidup di sana, aku ingin kembali lagi ke sana, aku ingin kembali mengalami saat-saat indah ketika ketidaksadaranku telah dijamin untuk dimaafkan, dan ketika perpisahan dianggap sebagai jalan menuju penyatuan.” (Maarif, Kitab Satu, Bagian 87)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh akupun rindu akan masa itu, masa ketika Tuhan benar-benar menjadi Maha Pemaaf.<br />
Ketika hitam tak perlu dipersalahkan, ketika gelap takkan melemahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang filsuf mengatakan, sebenarnya yang namanya gelap itu tidak ada, yang ada hanyalah kekurangan cahaya.<br />
Aku tidak sepenuhnya setuju, yang namanya gelap itu tetap ada, gelap itu perlu, gelap tidak berarti suram dan tanpa mimpi serta harapan.<br />
Apakah gelap itu selalu buruk? Apakah gelap itu tidak berguna? Apakah gelap itu tidak lebih mulia dari sebuah cahaya?<br />
Bagiku gelap adalah sebuah awal, gelap adalah masa menunggu, tapi tidak terus menunggu.<br />
Gelap adalah sebuah keadaan yang sebenarnya sedang mempersiapkan cahaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, mempersiapkan cahaya! Jangan tunggu cahaya itu, dia takkan datang..<br />
Ciptakan sendiri cahaya itu, jika tidak bisa mencipta, jalan satu-satunya adalah cari cahaya itu..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dan Aku adalah gelap yang melaju dengan gagah berani mencoba berpijar untuk menjadi terang!<br />
Berusaha membawa lilin-lilin kecil yang terang benderang untuk kubagi dengan semua orang.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Kisah Perjalanan Hidup 1" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v1617/178/85/610443494/n610443494_1230894_2046.jpg" alt="" width="604" height="453" /></p>
<p><strong>-={@ Selamat Hari Raya 1431 Hijriah &amp; Selamat Hari Ibu @}=-</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>- Utuh 22-12-2009 -</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.utuhwibowo.com/top-blogger-indonesia-pakar-it-indonesia-berbagi-kisah-perjalanan-hidupku-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

