Perusahaan hanya akan bertahan sukses dalam jangka panjang apabila berhasil membangun strategi untuk menghadapi 5 tekanan persaingan (competitive forces) yaitu:
- persaingan dengan kompetitor atau perusahaan-perusahaan yang sudah ada dalam industry
- ancaman masuknya pendatang baru ke dalam industry
- ancaman produk atau jasa pengganti
- posisi tawar (bargaining power) konsumen
- posisi tawar (bargaining power) pemasok
Strategi dasar untuk menghadapi tekanan persaingan tersebut adalah:
- Strategi Cost Leadership
- Strategi Differensiasi
- Strategi Inovasi
- Strategi Pertumbuhan
- Strategi Aliansi
Selanjutnya adalah dengan:
Membangun Knowledge Creating Company.
Ada 2 macam knowledge yang dikembangkan perusahaan :
Explicit knowledge: data, dokumen, dan seluruh hal yang tertulis atau yang tersimpan didalam computer
Tacit knowledge: “how-to” knowledge yang ada dalam pikiran masing masing pekerja Tacit Knowledge seringkali menggambarkan informasi terpenting dari sebuah organisasi, namun tidak tercatat secara tertulis tetapi berada didalam akal/pikiran masing masing karyawan. Learning organization menciptakan system yang memungkinkan Tacit knowledge dapat diakses seluruh karyawan. Knowledge management yang sukses, menciptakan teknik, teknologi, sistem dan reward/insentif yang mendorong karyawan untuk membagikan pengetahuan yang dimiliki sehingga secara akumulasi meningkatkan workplace and enterprise knowledge. Perusahaan membangun Knowledge Management System (KMS) untuk mengelola pembelajaran organisasi dan bisnis.
Tujuan dari KMS yaitu menciptakan sistem yang memfasilitasi karyawan untuk menciptakan, mengelola secara sistematis dan membuat knowledge tersedia kapanpun dan dimanapun dibutuhkan didalam organisasi. Dalam informasi ini termasuk proses, prosedur, paten, referensi kerja, dan formula, best practise, peramalan dan kepastian. KMS didesain untuk menyediakan imbal balik/feedback secara cepat kepada karyawan, mendorong perubahan perilaku, dan perubahan kinerja bisnis secara signifikan. Knowledge yang ada akan diimplementasikan dalam proses bisnis, produk dan jasa yang dihasilkan. Integrasi ini menjadikan perusahaan menjadi lebih innoovative dan agile dalam menyediakan produk dan layanan pelanggan berkualitas.




Kayaknya kelima strategi dasar di atas bisa dibuat posting satu persatu mas.. Saya tunggu artikelnya njih.. Salam kenal mas