Enjoy Our Life Stories™

Utuh Wibowo & Novita Wibowo Public Website

I Love The Internets!

The Digital Technology 2012

Lets say no to war!

Previous Next
  • ABOUT
  • MYJOBS
  • CONTACT
  • Album cover
    Previous Play Pause Next
    Loading audio... Please wait while albums and tracks are being loaded..
    Update Required To Play Media Update your browser to a recent version or update your Flash plugin.
  • Search

    • Tweet
  • Latest Tweet

    utuhwibowo utuhwibowo @utuhwibowo
    •  
    Follow @utuhwibowo

My Jobs Adventure @ PT. Danamon Tbk

Hellow teman semua :)
Senang berbagi cerita kembali dengan kalian.

Alhamdulillah saat ini sedang mendapat kesempatan untuk bekerja sebagai team di PT. Bank Danamon. Kebetulan teamnya top semua dan alhamdulillah teamnya solid + gokil.

Team IT Operation Excellent: Solid dalam bekerja dan beraktifitas.

Sekilas berita dan kutipan perpisahan dari Sebastian Paredes:

Farewell Note – Sebastian Paredes

Teman-teman sekalian,

Dear friends,
Sebagaimana telah disampaikan akhir Januari lalu, saya akan mundur dari jabatan sebagai Direktur Utama Danamon dengan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) besok.
As anticipated last January, I will be stepping down from my position as President Director of Danamon upon the approval of the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) tomorrow.

Tidak pernah mudah untuk mengucapkan selamat tinggal. Lima tahun terakhir ini sungguh patut dikenang. Bersama, kita telah melampaui begitu banyak tantangan, namun kita berhasil maju terus, menjadi lebih kuat dan lebih terarah. Banyak prestasi dan keberhasilan yang telah kita raih, dan untuk itu, saya mengucapkan terima kasih.
Saying goodbye is never an easy affair. These last five years have been memorable. We have navigated through many difficult roads and challenges, but we have come ahead stronger and wiser. Many achievements and successes have we conquered; and for that, I thank you.

Saya meninggalkan organisasi ini dengan berbagai perasaan. Sedih karena harus meninggalkan begitu banyak teman dan rekan kerja, juga institusi yang saya hargai ini; namun juga gembira dan bangga meninggalkan Bank ini dengan kondisi dan kinerja yang kokoh.
I leave with mixed feelings; sadness to leave so many friends and colleagues, as well as an institution that I treasure; but happy and proud to leave a Bank with solid condition and performance.
Ketika saya bergabung di tahun 2005, Bank ini berada pada tahap yang membutuhkan suatu transformasi besar. Danamon belum memiliki bentuk dan arah yang jelas, dan manajemen berupaya keras menyelaraskan budaya kerja dari 9 bank yang dipersatukan melalui proses merger sebelumnya. Bisnis mikro saat itu baru saja diluncurkan dan Adira baru diakuisi, sedangkan Retail bank kita belum berfungsi dengan baik. Danamon saat itu merupakan bank yang terfokus pada segmen perbankan komersial dan korporasi, dan dalam proses menuju arah yang baru.
When I first came in 2005, the Bank was in need for a major transformation. The Bank did not have a clear form and we were still struggling to get the culture of nine banks aligned. The micro lending business was at its inception and Adira just acquired. Our retail bank was still not functioning well. The Bank was mainly an SME and corporate-focused bank and in the process of new direction.

Kini lima tahun setelahnya, transformasi tersebut telah menjadi kenyataan. Pertumbuhan karyawan dari 26,000 menjadi lebih dari 42,000 karyawan menempatkan Danamon sebagai salah satu penyedia lapangan kerja terbesar di Indonesia. Kita telah meningkatkan jumlah nasabah dari 2 juta menjadi 5,2 juta nasabah, serta mengembangkan jaringan pelayanan Danamon ke hampir 2,000 cabang dari 900 yang kita miliki lima tahun yang lalu. Penyaluran kredit kita berlipat ganda, dan pendapatan tumbuh lebih dari 2 kali lipat sejak 2005. Dalam beberapa tahun terakhir, Danamon juga telah meraih berbagai penghargaan dari sejumlah institusi terkemuka, nasional maupun internasional. Dan yang terpenting, pasar Indonesia telah mengenal positioning kita yang unik, dan kini Danamon merupakan Bank ke empat terbesar dari segi permodalan.
Now after five years, the transformation is a reality. Danamon has grown its people from 26,000 to more than 42,000 employees, one of the largest employers in the country. We have raised our customer base from 2 million to 5.2 million and extended our network to nearly 2,000 branches from just 900 five years ago. The value of our disbursed loans has more than doubled, and in terms of revenue, we have increased it by 2.5 times since 2005. We have won many accolades and a long list of awards from various leading national and international institutions over the years. But most importantly, the market has recognized our unique positioning and today we are the fourth largest Bank in the country in terms of market capitalization.

Perjalanan selama 5 tahun terakhir tidaklah mudah, dimana kita harus melalui serangkaian permasalahan dan gejolak, termasuk krisis ekonomi tahun lalu yang menggoyahkan fondasi sektor keuangan global. Bersama, kita telah berhasil melewatinya. Kita melampaui masa krisis dan memasuki tahun 2010 dengan kondisi yang bahkan lebih kokoh lagi dengan hasil kinerja tiga bulan pertama yang terbaik sepanjang perjalanan Danamon – suatu awal dari kinerja yang luar biasa tahun ini.
The last five years were not easy as we had to overcome a series of tribulations and turbulence, including last year’s economic crisis that shook the foundations of the global financial sector. Together we have succeeded in overcoming it. We leave behind the crisis period and enter the year 2010 on an even more solid condition, with operating results for the first three months of 2010 showing the best quarterly results ever; a prelude for an exceptional performance this year.

Saya bersyukur dapat menjadi bagian dari organisasi yang dinamis ini, dan memiliki kesempatan untuk membentuk Danamon yang sekarang, serta menjadi bagian dalam proses transformasi lima tahun terakhir. Saya telah meluangkan banyak waktu bertemu dengan nasabah, investor dan kolega dari Indonesia dan dunia. Mereka kini memahami apa yang sudah kita bangun bersama, serta mengapa Danamon merupakan organisasi yang unik. Saya dapat merasakan antusiasme mereka akan Danamon di masa mendatang.
I am grateful to have been able to have taken part of this dynamic organization; to have had the opportunity to shape it into what it is now, and to have completed these 5 years’ transformation. I have spent a lot of time meeting with our customers, investors and associates around the country and around the world. They now understand what we have built and why Danamon is unique. I see they share the excitement about the future of this bank.

Kini saatnya bagi saya untuk undur diri, dan pengunduran diri ini sepenuhnya dilandasi oleh pertimbangan pribadi. Tiba saatnya bagi seorang ‘Capitan’ yang baru untuk membawa organisasi ini ke tahap berikutnya. Saya optimis dengan perkembangan Danamon ke depan karena Danamon didukung oleh tim dengan kemampuan yang luar biasa dan saya yakin bahwa kepemimpinan selanjutnya akan membawa Danamon untuk mewujudkan misinya dalam menjadi lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, yang peduli dan membantu jutaan orang untuk mencapai kesejahteraan.
It is now the time for me to step down, and I resign for purely personal considerations. It is time for a new ‘Capitan’ to take this organization to the next level. I feel confident about the future because Danamon has a great team of exceptional talent and I am sure that my successor will continue leading Danamon in pursuing the mission of being the leading financial institution in Indonesia, caring and enabling millions to prosper.

Akhir kata, dengan rendah hati saya haturkan terima kasih untuk dedikasi, kerja keras serta kontribusi Anda sekalian, terutama untuk persahabatan yang terjalin selama ini.
In closing, I humbly thank you for all your dedication, hard work, contribution, but mostly for your friendship.

Salam, Sincerely,

Sebastian Paredes
Direktur Utama
Sebastian Paredes
President Director

Peduli | Jujur | Mengupayakan yang Terbaik | Kerjasama | Profesionalisme yang Disiplin

@ The End, I Am Very Enjoying My Jobs :)

Comments

Leave A Comment →
  1. astemiaintigh-tool
    May 18, 2010

    sangat menarik, terima kasih

Click here to cancel reply.

Add Your Comment

Your email will not be published.

  • Post Details

    • 04/28/10
      Utuh Wibowo 1 Comment
  • Another Post

    • Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #8
    • Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #7
    • Catatan Untuk Negeriku
    • Soeharto Pahlawan
    • Berbagi Kisah Perjalanan Hidupku #6

© 2012 Powered By Utuh Wibowo™ © 2004-2012 All Rights Reserved.

  • Twitter
  • Facebook
  • Vimeo
  • YouTube
  • Flickr
  • RSS

Designed by Luke McDonald & Powered by WordPress